Sabtu, 09 Oktober 2010

P E R I H

Perih teriris sedih

Meluluhlantahkan rindu hingga tak sempat berbuah cinta

Meretakkan dinding-dinding hati

Tak pernah bosan penuh harap

Menggantungkan rindu ini pada ribuan kata yang selalu hadir

Berharap hanya aku yang selalu warnaimu

Ternyata pelangi begitu indah menghiasi langitmu

Berharap hanya aku cahayamu

Ternyata bintang begitu banyak bertaburan di malammu

Lengkaplah sudah perih ini

Bersimbah angan tanpa tujuan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar